Dilema klasik CTO dan pemilik bisnis: Beli jadi, pakai no-code, atau bikin sendiri dari nol? Jawabannya: Tergantung kebutuhan spesifik Anda.
Kapan Memilih AppSheet?
Pilihlah AppSheet jika:
- Aplikasi hanya digunakan untuk internal karyawan.
- Butuh solusi cepat (mingguan).
- Budget terbatas (< Rp 50 Juta).
- Fitur fokus pada CRUD (Create, Read, Update, Delete) data.
Ini adalah bagian dari strategi otomasi bisnis yang efisien.
Kapan Memilih Custom App (Flutter/Native)?
Pilihlah Custom App jika:
- Aplikasi digunakan oleh customer publik (B2C) di Play Store.
- Butuh desain UI/UX yang sangat spesifik dan "fancy".
- Membutuhkan integrasi hardware yang sangat kompleks.
- Skala pengguna ribuan user bersamaan (high concurrency).
Kesimpulan
Untuk operasional internal, AppSheet hampir selalu menang dalam hal ROI. Namun untuk produk yang dijual ke user, custom app tetap menjadi raja.
Artikel Terkait
Otomasi Bisnis Menggunakan AppSheet: Panduan Praktis untuk Pemula
20 Okt 2023
Cara mengubah spreadsheet biasa menjadi aplikasi bisnis powerful tanpa coding. Solusi tepat untuk efisiensi operasional tim lapangan.
Digitalisasi UMKM: Panduan Lengkap Meningkatkan Efisiensi Bisnis
15 Nov 2023
Panduan komprehensif bagi pemilik UMKM untuk memulai transformasi digital. Dari mindset, pemilihan tools, hingga strategi eksekusi yang efisien.
Website Perusahaan untuk UMKM: Kapan dan Kenapa Dibutuhkan?
18 Nov 2023
Apakah jualan di Instagram saja cukup? Simak alasan mengapa website resmi menjadi aset jangka panjang yang melindungi brand Anda.
Butuh bantuan implementasi solusi di atas?
